Pesona Yang Kunikmati
Karya: Dinda KarohmahBukan kanvas tempatmu melukis,
Namun elokmu amartya nadiku
Kau mengusir jeda, tanpa benar-benar masuk ke dalamnya
Setiap kali arutala menyinari,
Netramu akan melukisnya kembali
Kau mengusir rindu, hanya dengan sekilas waktu
Aksara tertulis indah setiap waktu,
Setiap kali mengeja kata yang tercipta oleh bibirmu
Waktu terus berlari, mengingatkan aku bukanlah sang pemberi
Bagai mentari yang menyinari,
Aku akhirnya harus mengalah pada rembulan
Dan aku akhirnya kalah oleh waktu.
Hatiku tak pernah berhenti mengagumi
Namun pikiranku tak pernah menyerah untuk terus mengalah.
Langkahku memilih mundur,
Membiarkan cahyaku menemukan bunga yang ingin ia mekarkan.
Wonosobo, 23 Mei 2026