Sebelum Aku Benar-Benar Lupa
Karya: FADILAH FIRDAUSI NUZULADi balik lipatan lembar-lembar usang,
Ada cerita yang perlahan memudar tenang.
Aksara demi aksara yang dulu digenggam erat,
Kini menjelma menjadi debu yang hinggap di sudut sekat.
Seperti jejak kaki di pesisir pantai yang basah,
Seketika terhapus ombak, hilang tanpa sempat mengeluh kesah.
Kau dan kenangan itu kini menjelma menjadi asing,
Tertinggal jauh di masa lalu, terabaikan dalam bising.
Waktu bergerak maju tanpa pernah menanti yang tertinggal,
Mengubur tawa dan air mata dalam pusara yang dangkal.
Kini, tidak ada lagi nama yang tersisa untuk dieja,
Hanya sunyi yang merayap, menemani ruang yang hampa.
Kita hanyalah sebaris kisah yang akhirnya terpaksa merela,
Menjadi lembaran lama yang sengaja dilupakan dunia.
Situbondo, 19 Mei 2026