Memudar Bersama Senja
Karya: Faresti Zahra KhoirunisaMemudar Bersama Senja
seperti dalamnya lautan yang tak pernah tersentuh
namaku tenggelam bagai kapal yang telah usang
pernah aku menjadi kapal yang megah
dipndang dengan mata penuh cahaya
disebut dengan suara yang hangat.
kini, aku hanya sebuah kapal yang usang
membaur di antara dingin dan gelap
aku tidak marah pada lupa
sebab ia datang seperti senja
menghapus ingatan yang telah lalu
tanpa meminta izin pada pemiliknya
namun ada sepi yang menetap
Ketika riuh suara yang dulu menggema
memudar bersama senja
Terlupakan bukan berarti tak pernah berarti
seperti senja yang tak terlihat saat pagi
ia tetap ada, melukis langit pada waktunya
maka aku belajar menerima
bahwa tidak semua hal
akan diingat selamanya
Sebagian hanya singgah
meninggalkan kenangan sebagai bukti
bahwa aku pernah ada
Purwokerto, 16 Mei 2026