Karya: Intan Nur Aisah
Aku mengenalmu
bukan dari langkah yang pernah mendekat,
melainkan dari kata-kata
yang menyeberangi layar.
Kita tak pernah bertemu,
tak pernah saling menatap
dalam dunia yang sama.
Namun.....
Namamu telah hadir,
di ruang kecil bernama hati.
Tiap pesan darimu
yang datang tanpa suara,
selalu berhasil
menghidupkan hari-hariku.
Namamu tumbuh perlahan tanpa di minta
menjadi alasan
Mengapa aku sering tersenyum sendiri.
Aku tak tau
apakah waktu akan mempertemukan kita
atau hanya menjadikan kita
dua cerita yang saling singgah
tanpa sempat bersama.
Tetapi jika kelak
kita menjadi asing,
aku ingin kau tahu
pernah ada hati
yang mengagumimu dengan tulus,
meski hanya dari jauh.
Merangin, 15 Mei 2026