Jadi Aku Ini Siapa?
Karya: Jelita LaniDi sudut rumah yang ramai suara,
aku tumbuh seperti bayang-bayang senja.
Namaku jarang di panggil dengan bangga,
karena cahaya selalu jatuh kepada mereka.
Kakak-kakakku dipeluk penuh harapan,
sedangkan aku hanya sisa perhatian.
Aku tersenyum di balik pertanyaan:
apakah aku benar-benar bagian dari mereka?
Di luar rumah pun tak jauh berbeda,
dalam pertemanan aku hanya jeda.
Saat mereka tertawa, aku diabaikan,
hadirku seperti angin yang dilupakan.
Malam sering menjadi tempatku bertanya,
"Jadi aku ini siapa?"
Mengapa hati harus terus terluka
saat ingin dianggap saja terasa sulit diminta.
Namun dari sepi yang mematahkan,
aku belajar berdiri tanpa tepuk tangan.
Karena mungkin yang paling kuat
adalah mereka yang tetap hidup meski sering di lupakan.
Kupang, 26 Mei 2026