Karya: Julia Lestari Ayuningtyas
Bisik melodi sang angin malam
Cahaya rembulan menuntun rasa
Terus meraba diantara kegelapan
Teruntuk kamu, jelmaan sang edelweis
Tak perlu mewah tuk jadi indah
Membawa hangat pada dinginnya sepi
Menjadi alasan kuat bagi jiwa yang penat
Teruntuk Naila Rahmatur Radliyah
Terima kasih telah singgah
Di sudut yang tak pantas disebut rumah
Namun kau tak pernah lelah
Akan pintaku yang semakin menyalah
Kini ku pahami keistimewaan edelweis
Bukan harumnya yang mahal
Namun juang meraihnya yang langka
Andai kita dipertemukan lebih cepat
Agar tak terlalu cepat melepas perpisahan
Di ketinggian yang teramat sangat,
Tetap Abadi sepanjang masa
Layaknya kamu yang tetap hangat
Bahkan ketika semua terasa berat
Mungkin perpisahan ini adalah akhir,
Namun mungkin, ini awal yang baru
Mungkin, perpisahan adalah takdir
Kelak, kunanti hadirmu kembali
Wonogiri, 22 Mei 2026