Karya: M. Labib Al Fawwaz
Entah sejak kapan langkahku kehilangan arah
lalu kau datang seperti penunjuk di tengah gelisah
membuatku percaya
bahwa tak semua jalan berakhir luka
Aku menatapmu
yang wanginya selalu membuatku candu
seakan kutahu
kaulah pintu yang kutunggu
dan kucari di setiap waktu
Kau menggelar taman di hadapanku
menghiasi warna bunga-bungamu
membuat lebah berebut untukmu
walau kau mengabaikan itu
Setiap langkahmu seakan menaiki langit
namun hatimu selembut sutra
menggenggam tangan para uzur yang renta
tak membuatmu kehilangan kemuliaan
Kau cahaya yang menghidupkan jiwa
yang nyaris mati dalam putus asa
dengan hati retak nan terluka
namun itu tak membuatmu lupa pada mereka
Kau buat banyak orang beralih pandang
akan kata-katamu yang mengesankan
berlogika kuat dan cakap
semua kausematkan di bawah kasih sayang
Oh pujaan, terimalah aku sebagai budakmu
budak dalam ilmu yang selalu kau genggam
biarkan aku tinggal di bawah teduh ajaranmu
Paiton, 20 Mei 2026