Karya: Muhammad Al Rizaldy
Dulu...
Di dekat jendela kelas itu,
Selalu ada suara kecil
Yang lebih ramai dari bel pulang sekolah.
Ada tawa,
Ada cerita tentang PR Matematika,
Tentang pensil yang hilang,
Dan bekal yang sering kita tukar diam-diam.
Kita pernah duduk bersama
Saat hujan turun di jam olahraga,
Dan pernah tertawa
Hanya karena hal-hal sederhana.
Lalu suatu pagi
Kursi itu kosong.
Namamu tidak dipanggil lagi.
Katanya,
Kau pindah rumah.
Kau harus pindah sekolah.
Dan sejak saat itu,
Kelas terasa berbeda.
Dua tahun memang terdengar sebentar,
Tak ada lagi yang meminjam penghapusku,
Tak ada lagi yang melambaikan tangan
Saat jam istirahat selesai.
Kini,
Bangku di dekat jendela itu
Masih ada.
Tetapi entah kenapa,
Kelas kami tak lagi sama.
Tidak ada lagi yang mengajakku bercerita,
Tidak ada lagi yang tertawa
Saat aku salah menjawab pertanyaan.
Kadang aku masih menoleh ke samping,
Seolah kau masih duduk di sana.
Aku mulai mengerti
Bahwa tidak semua pertemanan
Berakhir karena pertengkaran.
Kadang,
Ada yang pergi
Hanya karena keadaan.
Dan yang paling sulit
Adalah membiasakan diri
Melihat bangku itu
Tidak lagi terisi.
Depok, 15 mei 2026