Nadia - Rumah Yang Kehilangan Hangat (LCP 46)

📅 24 Mei 👁 Memuat...
Rumah Yang Kehilangan Hangat
Karya: Nadia


Ibu,
rumah ini masih sama
dindingnya tetap berdiri,
lampunya masih menyala setiap malam,
tetapi hangatnya entah ke mana.

Aku masih mengingat suara sendok di meja makan,
suara tawa kecil yang dulu saling bersahutan,
dan caramu memanggil namaku
seolah aku adalah alasan bahagia itu ada.

Kini semuanya berubah pelan-pelan.
Kesibukan tumbuh lebih cepat daripada rindu.
Orang-orang pergi membawa urusan dunia,
lalu lupa jalan pulang
kepada hati yang selalu menunggu mereka.

Aku belajar menjadi kuat dari kesepian.
Belajar tersenyum
meski tak lagi ada yang benar-benar bertanya
bagaimana hariku berjalan.

Kadang aku berpikir,
mungkin yang paling menyakitkan dari kehilangan
bukanlah perpisahan itu sendiri,
melainkan ketika seseorang masih tinggal di hati kita,
tetapi kita sudah tidak lagi tinggal di ingatan mereka.

Dan jika suatu hari namaku benar-benar terlupakan,
aku hanya ingin Tuhan menyampaikan satu hal kepada mereka
pernah ada seseorang
yang mencintai dengan sangat tulus,
namun perlahan hilang
karena terlalu lama menunggu untuk dianggap ada.


Lampung, 22 mei 2026