debu di sudut kenangan
Karya: Nonaum monesa
Di sudut kota yang sunyi dan lengang
Terdapat kenangan yang terlupakan lama
Bunga-bunga kering yang pernah mekar indah
Kini layu, tak lagi bersuara
Jejak langkahmu yang dulu menghiasi jalan
Sekarang tinggal debu, tak ada yang mengenang
Suara tawamu yang merdu dan ceria
Terlupakan, seperti angin yang berlalu
Aku masih mencari bayangmu di kerumunan
Tapi hanya ada kesepian yang merajut
Kenangan kita yang dulu begitu indah
Sekarang hanya tinggal kenangan yang terlupakan
Namun, di tengah kesepian ini
Aku menemukan secercah harapan
Bahwa kenangan kita tak akan pernah mati
Selama ada cinta yang tersimpan di hati
Puisi ini menggunakan bahasa yang sederhana namun bermakna, dengan tema terlupakan yang diungkapkan melalui gambaran kenangan yang layu dan terlupakan, namun masih ada harapan bahwa kenangan itu tak akan pernah mati.
ambon, 30 mei 2026