Kemilau Rasa
Karya: Maeshah AqilahKembali kubuka sebuah catatan merah muda,
mengisi lembar yang masih tersisa.
Hamburan kata kupilih yang termakna,
menuliskan rasa yang diam-diam singgah.
Tak banyak kata indah yang tertera,
tak pandai kusuarakan rasa.
Tak ingin rahasia ini terbuka,
maka terpendamlah ia pada akhirnya.
Tuhan, Engkau ciptakan rasa yang indah,
membuat hariku menjadi lebih berwarna. Namun, kupilih memendamnya, karena Engkaulah Yang Maha Kuasa.
Kusampaikan rasa kagum ini hanya kepada-Nya,kuceritakan betapa lelahnya memendam rasa. Kemudian, kuberserah atas apa yang akan terjadi nantinya
Semoga bahagia dirinya,
dan ku pun akan selalu bahagia.
Tersampaikan atau tidak nantinya,
semoga kita selalu dalam batas-Nya.
Palembang, 30 Mei 2026