Karya: Nora
Ada satu nama yang terlalu sulit ku lupakan,
bukan karena ingin ku genggam lagi,
tapi karena ia pernah tinggal terlalu dalam di bagian paling sunyi dari hati.
Aku paksa diri untuk melepaskan,
seperti daun yang jatuh tapi masih ingin kembali ke rantingnya sendiri.
Lucunya, yang pergi tidak selalu benar-benar hilang,
ia hanya berubah jadi bayangan di sela ingatan.
Aku belajar diam,
belajar tersenyum saat nama itu tak lagi boleh diucapkan,
belajar pura-pura baik-baik saja di depan dunia.
Tapi di dalam sini…
ada bagian yang tetap tinggal,
meski aku sudah berkali-kali bilang: “lupakan.”
Dan ternyata…
yang terlupakan itu bukan hilang,
hanya berubah jadi sesuatu yang tak lagi bisa disentuh.
Polewali, 21 mei 2026