Karya: NUR FADILA ERIZA PUTRI
Ada jeda yang tidak tercatat di antara dua kedipan malam,
tempat sesuatu pernah hampir menjadi ada, lalu lupa cara pulang ke bentuknya sendiri.
Aku mengagumi yang tidak pernah memilih untuk selesai,
yang meninggalkan bekas tanpa peristiwa,
seperti udara yang tiba-tiba lebih berat tanpa alasan yang diizinkan kata.
Di kamar ini,
lemari tidak pernah sepenuhnya menjadi benda.
Ia kadang berderit pada jam yang tidak disetujui waktu,
seolah ada kalimat yang bergerak di dalamnya
tanpa pernah menyentuh mulut untuk diucapkan.
Tidak ada yang benar-benar terbuka sampai akhir,
sebab beberapa hal tidak disembunyikan atau ditampilkan,
ia hanya menolak menjadi jelas.
Dan jika sesuatu tidak lagi terlihat,
aku tidak menyebutnya hilang.
Ia hanya berpindah ke tempat
yang bahkan tidak memiliki nama untuk dipanggil.
Rokan Hulu, 15 Mei 2026