Serpihan Ingatan
Karya: Siti NurhasanahRinai hujan menyapa lembut dedaun kering,
Semilir angin hempaskan bayang-bayang semu
Langkah berat terhalang dinding pemisah
Seakan pertemuan enggan kembali
Tangan berat menggapai asa, saat mentari enggan menampakkan diri
Riuh angin bergemuruh, pertanda badai kian dekat
Tak ada lagi nada manis di tajuk jerami
Tak ada lagi jemari menguatkan harap
Nyata menjadi bayang, dan segera menghilang
Karena tersadar diri tak lagi terjaga
Dalam sunyi yg erat memeluk luka
Menyisakan hati yang enggan bersuara
Tanah dipijak langit dipandang tetaplah sama rasanya
Namun hati begitu sesak,
Oleh serpihan ingatan yang terlupakan
Dalam diam yang tak pernah ku temukan jawaban
Bandung, 19 Mei 2026