Dalam Monokrom Malam
Karya: Nurkana Ah AhlatunnisaDi bawah langit malam yang sunyi, aku berada dalam suatu monokrom, tempat hanya ada kegelapan. Namun, masih terdapat titik cahaya yang menerangi diriku. Dari singgasana sepi itu, aku menatap cahaya tersebut dan berharap dapat kembali seperti dahulu.
Tetapi kenyataannya, aku hanyalah bagian kecil
dari masa lalu yang mungkin tak lagi berada pada cahaya yang sama denganmu. Aku mencoba berdamai dengan rasa terlupakan, meski sesekali hati masih memanggil namamu dalam diam. Jalan yang dulu kita lewati kini terasa asing dan sunyi. Ada luka yang perlahan mengajarkan seseorang untuk tumbuh, menerima, dan akhirnya
mengikhlaskan tanpa harus membenci.
Palopo, 19 Mei 2026