Aku yang Terlupa
Karya: Raisya Fadlah KamilaKala rindu masih berkehendak,
seringnya ia mendoaku.
Sudahku dipunyai,
apa rasa terhadapku ini abadi?,
apa bahagianya memiliki sepadan dengan besarnya inginkan?.
Aku bak kekasih lama,
musafir yang hilang di tengah janji,
terganti dengan baru yang lebih berseri.
Rasa ingin itu telah sirna.
Perlahan,
hingga waktu melahapnya tanpa sisa.
Aku di dalam lupa.
Terlupakan.
Dalam hening yang tak bersuara,
terasing di antara puing doa yang sempat ia semogakan
Tapi tiada mengapa,
setidaknya pada satu masa,
ia pernah meraih gembira karena mendapat-ku.
Medan, 29 mei 2026