DI BAWAH SAKRAMEN BULAN MERAH
Karya: Salsabila Rahadatul AisyiDingin, dingin...
Di mana ku bisa merasakan kehangatan?
Di mana ku bisa merasakan kasih sayang?
Di mana ku bisa bertemu?
Perlahan tapi tak pasti,
Cepat tapi tak menentu.
Tolong, pertemukan aku dengannya.
Jangan biarkan luka-luka ini kembali terbuka,
Di bawah bulan merah yang akan datang.
Sakit, pedih, tangis yang bergemuruh.
Menahan derita yang selalu tiba.
Ku ingin kau menemaniku,
Di saat-saat terakhir kita bertemu.
Walau tak pantas buatku,
Walau tak adil buatmu,
Ku mohon padamu, percaya padaku sekali lagi.
Darah ini kupersembahkan untukmu,
Bagai bukti bahwa ku sangat mencintaimu.
Cerita ini kutulis sebagai kenangan terakhirku,
Saat kau membuka,
Mungkin aku sudah tidak ada,
Terkubur di hamparan tanah lembab.
Kasihku selalu menyertaimu.
Pergilah berbahagia dengan cerita barumu.
Terima kasih atas penantian panjang yang kutunggu.
Garut, 20 Mei 2026