Mati Suri di Sudut Ingatan
Karya: Shifa Al Zahra MaulidyaDahulu, jemarinya adalah titian pertama
Menuntun langkahmu menyusuri sunyinya semesta
Ia yang merajut doa-doa nirmala—yang suci tanpa cela
Agar jiwamu yang rapuh menjelma kencana yang berharga
Saat malammu pekat tanpa secercah pelita
Ia berdiri sebagai anuraga yang setia
Menghapus peluhmu dan meminum duka bagai amerta
Berharap kau tumbuh, megah memeluk dunia
Namun, ketika puncak sanggup kau daki
Dan sayapmu—yang kuperbaiki dengan darahku—telah mengepak tinggi,
Kisah lama ini luruh menjadi remah yang tak lagi kau hargai
Kau temukan dia yang kau sebut "sempurna", dan aku... terasing dari hati
Ia yang menemanimu meniti fajar
Kini tersisih di sudut ingatan yang samar
Bagai aksara tua yang pelan memudar,
Ditinggalkan begitu saja, tanpa kau dengar rasanya terbakar.
Kini ia hanya bayang tanpa nama
Terasing dari kisah yang ia bangun bersama
Kau melangkah maju menantang masa
Sementara ia abadi dalam luka... sebagai yang terlupakan selamanya
Malang, 19 Mei 2026