Kepada Biru yang Tak Kusentuh
Karya: ST.ANNISAOrang-orang mengenalmu
sebagai sunyi
di tengah dunia
yang terlalu riuh.
Kau menyimpan banyak hal
dalam diam yang panjang,
membiarkan canggung
menjadi rumah
bagi kata-kata
yang tak sempat terucap.
Namun anehnya,
aku menemukan hangat
pada caramu menolong tanpa suara,
pada ketulusan
yang kau sembunyikan
di balik sikap sederhana.
Tanpa kusadari,
aku mulai menamakanmu biru—
warna langit
yang tak pernah meminta dipandang,
tetapi selalu berhasil
membuat hati merasa teduh.
Dan perlahan,
logikaku kehilangan arah
pada seseorang
yang mencintai dunia
dengan tindakan tanpa kata
Maka biarkan saja
kagum ini menjadi laut,
memeluk langit dari kejauhan
tanpa pernah benar-benar
menyentuhnya.
Watampone, 27 Mei 2026