Belajar sabar dari diammu
Karya: SulistiyawatiSeseorang datang tanpa gemerlap,
tapi hangatnya mengisi ruang hampa.
Bukan dari kata indah yang dirangkai
melainkan dari mata yang tahu menghargai hal kecil.
Aku mengagumimu dalam diam,
setulus langit melindungi bumi dengan tulus.
Banyak hal ingin kusampaikan,
tapi keberanian luruh di ujung rasa gugup.
Kau tak pernah tahu caramu tertawa
membuat hari berat terasa ringan.
Seperti embun pagi yang jatuh pelan,
menyentuh luka tanpa perlu bertanya
Aku belajar sabar dari caramu diam
Memberi tenang saat dunia terasa bising
Tak minta dimengerti, hanya minta diberi ruang
Seperti lampu kecil yang terus menyala di pojok
Aku mengagumi hatimu yang luas
menampung lelah orang lain tanpa meminta
Seperti langit, kau biru dan lapang
membuatku percaya kebaikan masih ada
Jika kagum adalah doa, maka biarlah
aku berdoa lewat setiap hela napasku
Untukmu, yang diam-diam menumbuhkan
keberanian di dada orang sepertiku
Purworejo, 29 mei 2026