Bunga Terakhir di Penghujung Kehilangan
Karya: Tiffany Eiffelinne LouisaBarangkali semesta menuangkan cintanya
Sehingga satu dari sekian cipta justru nampak tak nyata
Ia yang hadir dalam rupa paling sempurna
Tak ada lagi harga pada kata mempesona
Cukup untuk menyebutku kesayangan
Mendekap hangat memberi peringatan
Bukan semua beradu dengan kecepatan
Namun sesuatu yang tumbuh pelan-pelan
Memadamkan gemuruh pikiran dengan tatapan
Menghapus segala keresahan untuk ditinggalkan
Seperti waktu yang menjaga setiap kenangan
Aku tak lain dari bunga terakhir di penghujung musim kehilangan
Jika suatu hari musim berganti
Mengantarmu pada luka hingga ingin pergi
Angin akan menuntunmu kemari
Pada rumah yang akan selalu kau tinggali
Sebab mengagumimu—bahkan mencintaimu—bukan tentang seberapa lama ia akan bertahan
Melainkan bagaimana setiap sudut selalu membuatku pulang padamu
Karena selama semesta menulis takdir kita beriringan
Aku akan menemukanmu di setiap kuas yang melukis waktu
Surabaya, 16 Mei 2026