Tuan Arkala
Karya: Yuliana LestariSenyum dari bibir pucatnya
Mata indah seperti rangkaian kata
Ia begitu indah dalam nama.
Aku bercengkrama dengan waktu
Menatap indah lukisan tuhan
Yang terpampang nyata di depan.
Renyah bernada suara tawanya
Seperti melodi di dalam musik jazz
Sungguh mahal dan bermakna.
Orang-orang memanggilnya Arkala
Pria dengan pesona di wajah tampanya
Mungkin aku mulai menyukainya
Apakah adil,
jika aku bisa memiliki hatinya?
Namun rasanya seperti fatamorgana
Aku akan berjuang,
Walaupun samudera menghadang ku
Untuk mendapatkan hati si pemilik mata indah itu
Bagaimanapun aku sungguh mengaguminya
Dan dia-diam aku mengharapkannya
Bogor, 17 Mei 2026