Afika Risty Rahmadhan - "NAMA KU TERKUBUR DI UJUNG PERJUANGAN" (LCP 46)

📅 04 Juni 👁 Memuat...

NAMA KU TERKUBUR DI UJUNG PERJUANGAN

Karya: Afika Risty Rahmadhan



Aku berjalan di jalan yang panjang,
menyimpan mimpi dalam dada yang lapang.
Langkahku tertatih menahan beban,
meski dunia tak melihat perjuangan.

Keringat jatuh membasahi harapan,
menjadi saksi setiap pengorbanan.
Aku bertahan saat badai datang,
meski berkali-kali dibuat tumbang.

Pernah namaku dipanggil dengan bangga,
menghias hari dengan sejuta warna.
Namun waktu berjalan tanpa suara,
meninggalkan kenangan yang perlahan sirna.

Kini aku seperti bayang yang terlupakan,
terkubur sunyi di ujung perjuangan.
Tak ada tepuk tangan yang bergema,
tak ada pula yang bertanya kabarnya.

Malam-malam panjang menjadi teman,
saat lelah memeluk setiap impian.
Aku belajar menahan tangisan,
agar tetap kuat menghadapi kenyataan.

Banyak harap yang jatuh berhamburan,
seperti daun kering diterpa hujan.
Namun aku tak berhenti melangkah,
meski hati sering dipenuhi resah.

Kadang aku bertanya kepada waktu,
mengapa usahaku berlalu begitu?
Mengapa nama yang dulu diperjuangkan,
perlahan hilang dari setiap ingatan?

Meski luka menggores begitu dalam,
aku tetap menjaga nyala kehidupan.
Sebab aku tahu setiap tangisan,
akan menguatkan hati menghadapi zaman.

Biarlah namaku hilang dari ingatan,
biarlah sepi menjadi teman perjalanan.
Karena nilai sebuah perjuangan sejati,
tak diukur oleh pujian yang menghampiri.

Dan jika suatu hari waktu berbicara,
ia akan membuka kisah yang terjaga.
Bahwa aku pernah bertahan dari kepedihan,
meski namaku terkubur di ujung perjuangan.

Sebab yang paling berat bukanlah kegagalan,
melainkan dilupakan setelah pengorbanan.
Namun aku percaya pada ketetapan Tuhan,
tak ada air mata yang jatuh tanpa alasan.

Maka akan terus kupeluk harapan,
walau berjalan dalam kesunyian.
Karena di balik luka dan ketertinggalan,
tersimpan cahaya bagi setiap perjuangan.


Bogor, 4 juni 2026