Arsip di Sudut Ingatan
Karya: Alysha AsiyentiAku halaman lipat kau abaikan,
paragraf usang tak kau bacakan.
Di kepalamu namaku menjelma sunyi,
gema hampa tak kunjung kembali.
Dulu aku warna melukis langit,
kini abu yang terasa pahit.
Kau temukan Kanvas rona menyala,
menghapus jejak wajah tak menyisa.
Ada seni perih menjadi terlupakan,
keberadaanku hanya dianggap sebuah
persinggahan.
Ada seni paling tulus hidup,
saat hadirku kau jadikan rumah.
Namun rumah tak benar-benar tinggal,
meninggalkan aku di sudut sunyi.
Kau melangkah jauh tanpa beban,
pundakmu ringan tinggalkan sisa kenangan.
Sementara aku masih tetap tinggal,
merawat rindu yang kian retak.
Aku adalah arsip yang berdebu,
terkunci rapat dalam lemari waktu.
Menjadi tiada dalam ingatanmu kini,
merayakan kalah yang paling abadi.
Segala rasa telah menjadi usai,
dalam doa yang tak sampai.
Loa Janan, 03 Juni 2026