Skenario di Balik Aksara
Karya: Angellita Salsabila PrasidhaDi ruang yang sunyi,
aku menyimpan mimpi
di sela lembar-lembar aksara.
Pena ini tak pernah menjanjikan kemenangan,
hanya mengajarkanku tetap menulis
meski langkah sering terasa berat.
Pernah namaku hilang
di tengah keramaian.
Namun diam memberi ruang,
agar harapan tumbuh tanpa tergesa.
Setiap kata menjadi saksi,
bahwa air mata pun dapat menjelma doa
bila diterima dengan ikhlas.
Malam bukan lagi tempat mengeluh,
melainkan waktu belajar percaya
bahwa setiap penantian memiliki arah.
Aku memahami,
perjuangan tidak selalu lantang,
kadang cukup setia bertahan.
Kini karya ini lahir
bukan karena hidup tanpa luka,
melainkan karena setiap patah
mengajariku berjalan lebih utuh.
Di balik pena yang sederhana,
Tuhan telah menulis skenario terbaik,
menjadikan perjuangan sebagai cahaya
yang terus hidup di dalam jiwa.
Kediri, 28 Juni 2026