Simfoni Empat Musim
Karya: Arief RahmanMusim Semi
Hembusan angin dingin telah berhenti
Berganti kehangatan yang temani hari
Munculkan bunga yang mewarnai
Bawa kebahagiaan di saat sendiri
Musim Panas
Mentari menari di padang luas
Sinari bumi tanpa berbatas
Bunga tak luput terkena imbas
Wanginya semerbak semakin jelas
Musim Gugur
Hijau daun semakin luntur
Menghitung waktu sebelum hancur
Di sini kumbang berucap syukur
Walau bunga tak lagi subur
Musim Dingin
Rintihan salju terbawa angin
Kenangan bunga pun masih terjamin
Iringi langkah menguji yakin
Menghapus wangi di dalam batin
Pasuruan, 02 Juni 2026