Cyar Ningsih - Tetaplah Mekar Ditaman Baka (LCP 46)

📅 04 Juni 👁 Memuat...

Tetaplah Mekar Ditaman Baka

Karya: Cyar Ningsih


Di antara tawa yang saling bertabrakan, aku adalah mata yang mengintaimu dari kejauhan, dari setiap kerlingan nayanika, juga dari lekukkan senyummu yang menggetarkan atma.

Aku hidup di antara bait kata yang kau ucapkan, yang menjadikannya kalimat-kalimat bermakna dan kurangkai rima dari puisiku yang 'tak sempurna.Tetaplah mekar ditaman yang baka, sebab musimku belum sampai didaun hatimu yang aksa.

Aku telah menjadi sang akara yang dewana, mengagumi tanpa kau sapa, memilih hening diantara riuh desiran angin disabana rahsa.
Namun, mega seakan mengabarkan bahwa ia akan bertandang, mencurahkan rasa, hasrat asa dalam dada. Meski terkadang mendung 'tak selalu terjawab oleh hujan, tetapi buanaku takkan lelah menunggu dan bertahan.

Jika suatu ketika, langit 'tak lagi mendengarku bersuara, hilang pandang sebab layu patah pahang. Atas segala tulus tanpa keraguan, tentang cinta, tentang luka yang timbul tanpa terasa, tersebab rasaku selalu kujaga meski tanpa perlu kau balas dengan cinta.


Batang, 03 Juni 2026