Divan Emanuel Fransiskus Manalu - Alamat yang Tak Pernah Ditemukan Angin (LCP 47)

📅 30 Juni 👁 Memuat...

Alamat yang Tak Pernah Ditemukan Angin

Karya: Divan Emanuel Fransiskus Manalu


Kutitipkan harap pada angin,
namun ia kehilangan jalan menuju namamu.
Langit menyimpan seluruh doa
seperti hujan yang memilih jatuh
tanpa pernah menyentuh tanah rinduku.

Aku belajar bahwa diam
kadang lebih nyaring daripada seribu kata,
dan menunggu
adalah cara paling sunyi mencintai kemungkinan.

Meski harap itu tak pernah tiba
di pelabuhan yang kudoakan,
ia telah mengajariku
bahwa kehilangan bukan akhir perjalanan,
melainkan ruang
tempat hati belajar memeluk ikhlas.

Sebab tidak semua harapan ditakdirkan untuk dimiliki;
sebagian hadir hanya agar manusia mengerti
bahwa tumbuh sering kali dimulai
dari sesuatu yang tak pernah berhasil digenggam.


Medan, 30 Juni 2026