Menitip janji pada senja
Karya: DTM ardiasnyah putraKau dan aku pernah berkata
Betapa indah senja di gedung kota
Lihat senyummu pada semburan senja
Berharap cerita ini tak menjadi sisa.
Sampai akhir semua tergapai
Berjalan di semua mimpi kecilmu
Walau janji berarti akhir ku tak berhak Membuatmu hadir
Seperti waktu yang selalu berbohong Demi sebuah takdir
Kau manusia selembut kapas
Berhati indah bertahta krama
Bolehkah aku mengingatkanmu
Pada sang pembicara dunia
Sang penutur kata setiap cerita
Walau tahu setiap nadaku Terlupakan
waktu fana
Arunika penghabis malam,
remang pengantar gulita
Betapa waktu cepat berlalu
hingga kita berbeda
Senja yang kita lihat tak lagi sama
Bolehkah kau mengingatku, walau sekadar nama?
Semua di dunia berakhir sunyi
Ku setuju dengan belati tajam itu
Walau kelakar ini tak lagi berbunyi
Ku junjung kasih perjalanan senja dulu
Dari aku, yang kini terlupakan
Tanjungbalai 1 juni 2026