Pada Jarak yang Tak Bernama
Karya: Fahrisa Hizriana DamanikKau datang tanpa mengetuk pintu waktu
namun semesta seakan tahu
bahwa sejak itu, langit lebih biru
dan senja tak lagi sekadar berlalu.
Aku mengagumimu seperti laut
menyimpan rahasia pada setiap surut
diam-diam memeluk cakrawala yang jauh
meski tahu tak semua rindu perlu berlabuh.
Kau adalah bait yang tak selesai kubaca
tetapi maknanya menetap di kepala.
Seperti embun yang singgah di ujung bunga
hadirmu sederhana, namun membekas selamanya.
Tak harus memiliki untuk mengerti indah
sebab beberapa hal tercipta untuk dikagumi saja.
Seperti bintang yang tinggal di langit megah
tak tergapai tangan, tetapi menenangkan jiwa.
Maka biarlah aku menjadi angin yang lalu
membawa kagum tanpa menuntut temu.
Karena mencintai tak selalu tentang menuju
kadang cukup dengan mendoakan dari jauh.
Medan, 5 Juni 2026