Pulang ke Rahim Langit
Karya: Lihali Maratus SolihahPULANG KE RAHIM LANGIT
Oleh : Lihali Maratus Solihah
Di lorong putih beku, waktu melata lambat
Menatap jemari Ibu terkunci koma pekat
Dengusan selang-selang mesin, meratapi raga sekarat
Dihantam badai, napasnya tersendat
Sukmaku luruh di ujung malam, merajut doa paling redam:
"Tuhan, cabut duri di tubuhnya, biarkan kembali menopang dada."
Kuminta kehidupan, mengemis iba mendekap ego yang memuncak
Namun, semesta mengantongi penawar lebih bijak
Ketika embusannya luruh, merayap begitu syahdu
Panggilan Tuhan, menyudahi terbelenggunya ngilu
Di balik rinai tumpah ruah pada netra
Ku sadari guratan manis penuh cinta
Permohonanku terjawab di meja peradilan-Nya
Ibu sembuh seutuhnya, terbang lepas menguntai doa
Abadi mendekap damai dalam pelukan-Nya
Pasuruan, 28 Juni 2026