ADA LUKA DI BALIK DOA
Karya: Lili Kristi MisilanMata yang berbinar, sembari tersenyum penuh harapan. Mencermati, apa yang harus dikatakan tanpan harus bicara.
Hanya Tuhan yang tahu apa makna narasi air mata. Hanya ada luka mendesak tangis yang dapat tersampaikan.
Terlalu berdosa, bahkan untuk meminta.
Tuhan, maafkan manusia ini
yang hanya datang saat suara memudar, saat doa tergambar lewat air mata.
Biarkan sebaris kata yang penuh luka terdengar. Meski ia pudar karena nyata mimpi tetaplah mimpi.
Tersampaikan hanya pada Yang Maha Kuasa, biar ia menjadi rahasia semesta untuk diri ini.
Banggai Kepulauan, 24 Juni 2026