Just a friend
Karya: Lutvia Dwi AriniAku mengenalmu seperti hujan, hadir tanpa diminta yang membawa sebuah kenangan.
Kau datang membawa tawa, senyuman, yang membuat hari-hariku terasa lebih bermakna.
Di balik rasa canda yang kita bagi setiap hari, ada sesuatu yang timbul secara tiba-tiba.
Bagai angin yang menyusup ke dalam hatiku, membawa sesuatu yang tak pernah aku inginkan.
Sering aku ingin bercerita tentang perasaan ini. Namun, hal itu terasa berat untuk kulakukan.
Aku memilih memendamnya, membiarkannya tumbuh agar meyakinkanku.
Aku sadar, kita hanyalah dua teman, yang dipertemukan oleh putaran waktu.
Tidak ada sebuah janji, tidak ada sebuah paksaan.
Maka aku belajar menerima keadaan, bahwa mengagumi tidak harus memiliki.
Terkadang aku berpikir, ini sebuah perasaan lebih atau sekadar mengagumi?
Jika suatu saat kita menempuh jalan yang berbeda, ketahuilah bahwa aku akan selalu mendukungmu.
Sebagai seseorang yang pernah mengagumimu, meski hubungan ini belum memiliki arti.
Biarlah aku tetap menjadi pendengar di semua ceritamu, menjadi seseorang yang tersenyum saat melihatmu bahagia.
Meski pada akhirnya kita hanya sebatas just a friend yang belum memahami apa itu cinta.
Simalungun, 4 juni 2026