Aku yang Masih Mengingat
Karya: Adzra Dhiya Apira EdisonMungkin bagimu, apa yang pernah terjadi di antara kita hanyalah hal biasa,
Seperti hari-hari yang datang lalu berlalu tanpa meninggalkan jejak.
Namun bagiku, semuanya adalah sesuatu yang istimewa,
Sebuah kisah kecil yang masih kusimpan dengan hati-hati di dalam ingatan.
Semua kenangan masih tersusun rapi,
Tidak ada yang hilang, tidak ada yang benar-benar pergi.
Hanya saja, aku tak lagi tahu ke mana pemilik kenangan itu melangkah,
Dan di persimpangan mana aku kehilangan kabarmu.
Kau mungkin telah melupakannya,
Percakapan singkat di sela-sela kesibukan yang tak pernah berhenti.
Tetapi aku masih menyimpannya,
Seperti halaman favorit dalam sebuah buku yang terus kubuka diam-diam.
Senyumanmu, candaanmu, bahkan cara sederhanamu menyapaku,
Masih hidup di sudut-sudut pikiranku.
Aneh rasanya, sebab waktu telah berjalan begitu jauh,
Namun bayangmu masih menemukan jalan pulang ke dalam mimpiku.
Kadang aku bertanya pada diriku sendiri,
Apakah hanya aku yang masih menjaga semua ini?
Apakah hanya aku yang sesekali kembali pada kenangan yang sama,
Saat dunia telah membawamu ke cerita yang berbeda?
Mungkin memang begitulah adanya.
Ada pertemuan yang tidak ditakdirkan menjadi milik,
Tetapi cukup kuat untuk tinggal sebagai kenangan.
Ada seseorang yang tak pernah berhasil kita genggam,
Namun namanya terus hidup dalam ingatan.
Dan aku adalah seseorang itu—
Yang masih mengingat hal-hal kecil yang telah kau lupakan.
Yang masih menemukanmu dalam lagu, dalam hujan, dalam sunyi malam yang panjang.
Yang diam-diam mengagumi masa lalu, meski tahu ia tak akan kembali.
Jika suatu hari kau bertanya apakah aku pernah melupakanmu,
Jawabannya mungkin tidak.
Sebab beberapa orang tidak tinggal di kehidupan kita untuk selamanya,
Tetapi mereka tinggal jauh lebih lama di dalam hati.
Jambi, 04 Juni 2026