Aku yang Hilang Sebelum Pergi
Karya: Luvia Lorra VedrianaAku pernah menjadi halaman yang sering dibuka,
dibaca dengan mata penuh cahaya dan harapan.
Namun waktu berjalan tanpa permisi,
menghapus jejak namaku dari ingatan perlahan.
Kini aku tersimpan di sudut yang sunyi,
bersama debu, diam, dan cerita yang tak selesai.
Tak ada lagi sapaan yang singgah,
tak ada langkah yang berhenti untuk mengenang.
Meski begitu, aku tetap menunggu,
bukan untuk dicari, melainkan dipahami.
Sebab yang paling menyakitkan bukan kehilangan,
melainkan menjadi kenangan yang masih ada,
namun tak lagi dianggap berarti oleh siapa pun.
Sukarame, 05 Juni 2026