Benih kesabaran
Karya: Meilia Rehana RistaAku menabur doa di tengah lelah dan luka,
berulang kali memohon, menanti jawaban tiba.
Sempat merasa tak didengar, hampir menyerah,
mengapa yang kuharap terasa semakin jauh?
Namun diam-diam ia tumbuh, berakar dalam hati,
dipupuk waktu dan keyakinan yang perlahan teguh.
Hingga akhirnya hadir, bukan sesuai angan,
tapi membawa ketenangan yang tak terduga.
Baru kusadari, doa tak pernah hilang begitu saja,
ia dijaga, disiapkan, lalu diwujudkan
dalam wujud yang jauh lebih baik,
tepat saat hati benar-benar siap menerimanya.
Kediri, 23 Juni 2026