Doa Terakhir 'Untukmu'
Karya: Ervina SafitriDi hadapan altar takdir, aku bersujud,
Memohon pada Tuhan yang Maha Menuntun
Pertemukanlah dia dengan jiwa yang ia damba,
Seorang gadis baik, yang mampu menghapus segala lukanya
Maka di titik ini, aku memilih berhenti
Menyudahi tunggu yang selama ini membakar sepi
Terima kasih,
Kuucapkan pelan pada angin,
Karena hadirmu pernah melukis pelangi
di langit yang dingin
Kau adalah warna paling indah,
Dalam lembar sejarah yang kini mulai berpasrah
Aku akan berkelana jauh,
Membawa luka, patah, dan rindu yang tak lagi bertuan
Meski perih harus kuakui di ujung pilu
Melihat senyummu merekah dengan indah,
Namun bukan lagi untukku
Bekasi, 23 juni 2026