Mentari Senja Kala Itu
Karya: Nabila Bilqis PrisyaMentari senja di ufuk barat merona,
Membayangi detak jantung, rasa yang terpendam.
Kau, buatku jatuh terpesona,
Segera melayang, meninggalkan cerita cinta.
Kala itu yang selalu menemani.
Rasa ini, terukir dalam dekapku.
Senyummu bagai embun pagi yang sejukkan jiwaku,
Namun waktu berlalu, membawamu pergi jauh.
Kini, bayangan perpisahan, membayangi di setiap relung ingatan.
Seperti awan gelap, menutupi mentari yang bersinar.
Namun, kenangan akan selalu terukir di situ,
Sebagai bintang jatuh, yang menerangi jalan hidupmu.
Semoga di sana, kau temukan pelangi yang lebih indah,
Dan semoga jalanmu, selalu dipenuhi cahaya.
Walau perpisahan ini, terasa begitu sengit,
Senang rasanya jika ku lihat biru nya langit.
Purwokerto, 23 Februari 2025