Nisa Khumairo - Anatomi sebuah Tawa (LCP 47)

📅 27 Juni 👁 Memuat...

Anatomi sebuah Tawa

Karya: Nisa Khumairo


Aku ialah insan yang lihai mencurahkan pelita bagi jiwa yang gelap.
Terlampau banyak tangis yang kutadah, terlampau banyak kalimat penawar yang kuukir,
Hingga lupa cara melabuhkan dukaku sendiri pada pundak seseorang.
Tapi sungguh, kala kusaksikan mereka kembali bertahan di tengah amuk semesta, entah mengapa, membuat seluruh letih yang dipikul terasa sepadan.

Namun luput dari pandangan , bahwa tangan yang menjahit nestapa ini pun berdarah.
Ironinya diri ini mampu menjadi nahkoda berhasil melabuhkan banyak kapal melintasi badai.
Tetapi karam di jagat birunya sendiri.

Dan diam-diam ,
sebagian kelembutan yang kutorehkan pada semesta tak sepenuhnya lahir dari ketulusan.
Sebagian berakar pada harapan yang tak sanggup disuarakan.
Bahwa kelak, niscaya ada insan yang mampu menerawang dan menyadari di sela riuh tawaku
tersembunyi retak di baliknya.


Ponorogo, 27 Juni 2026