Senja dan Kota Surabaya
Karya: PUTRI INDAH PRATIWIKala terbenam matahari dari ufuk barat,
Kala siang berganti senja,
Langit jingga membekukan mata.
Kala itu pula, engkau menghilang.
Lenyap.
Senyap.
Tanpa jejak.
Pernah kita berharap, berangan menyusuri Kota Tua Surabaya.
Tepat senja itu, Kau yang berucap.
Namun, kau pula yang lenyap tak berbekas.
Aku? Hanya berangan.
Berangan kau hadir dan menepati janji mu.
Berangan kau mewujudkan omongan mu.
Berangan kau..., Kembali kepadaku.
Walau sekejap.
Walau tak mudah.
Walau ku tau, itu hanyalah harap yang tak tersampaikan.
Dan walaupun tak mungkin.
Yogyakarta, 25 Juni 2026