Rahmah - Luka Yang Menjadi Rumah (LCP 47)

📅 30 يونيو 👁 Memuat...

Luka Yang Menjadi Rumah

Karya: Rahmah


Aku adalah perempuan yang kau lihat tersenyum,
di balik bibir merah yang gemetar menahan pahit.

Tanganku tak bergetar, kakiku tetap tegak, tapi di dalam dada, ada badai yang kau tak pernah lihat.
Aku adalah perempuan yang berjalan sendiri,

mengenakan gaun dari luka yang tak kasat mata.
Jahitan sunyi menahan robeknya hati, namun bisik-bisik dunia tetap merobeknya lagi.

Aku adalah perempuan yang kau sebut kuat,
karena air mataku jatuh di tempat yang tak terlihat.

Karena suaraku dipendam malam, karena lukaku adalah rahasia yang kutelan dalam diam.
Aku adalah perempuan yang tak meminta banyak,

hanya sepasang mata yang benar-benar melihat, bukan hanya menilai, bukan hanya menghakimi, tapi menyentuh luka ini tanpa membuatnya berdarah lagi.


Kalimantan selatan, 30 juni 2026