Diam - Diam Menjadi Cahaya
Karya: Rara Adinda Simanjuntak@gmail.comDi antara ramai yang berlalu,
ada satu sosok yang selalu kutuju.
Bukan karena suara yang paling nyaring,
melainkan karena ketulusan yang mengalir bening.
Kau hadir seperti fajar,
mengusir gelap tanpa banyak bicara.
Tak meminta pujian atau penghargaan,
namun mampu meninggalkan kesan.
Aku mengagumimu dari kejauhan,
seperti langit memandang lautan.
Tak harus memiliki,
cukup melihatmu sudah berarti.
Caramu tersenyum memberi hangat,
caramu berjuang menumbuhkan semangat.
Dari langkahmu aku belajar,
bahwa mimpi layak untuk dikejar.
Mungkin kau tak pernah tahu,
ada doa yang diam-diam menyebut namamu.
Bukan untuk mengikat atau memiliki,
hanya berharap kau selalu berbahagia di sini.
Dan jika suatu hari angin bertanya,
mengapa kagum ini tetap terjaga,
akan kujawab dengan sederhana:
karena kau adalah inspirasi yang nyata.
Jambi, 05 Juni 2026