rintihan hati sang saudagar
Karya: reysi meli LuthfyahSeorang saudagar muda berjubah kesatria
menadahkan harap dalam untaian doa.
Keinginannya melangit bersama angin,
sementara keyakinan bersemayam di dadanya.
Ia mendamba cahaya datang menyapa,
menerangi jalan yang masih diselimuti gulita.
Dalam sujud yang khusyuk,
ia merundukkan raga dan jiwa,
menitipkan sebongkah cahaya pada langit yang sunyi.
Jiwanya bergetar menunggu penantian,
hatinya tabah memeluk waktu.
Meski jawaban belum datang,
ia tetap percaya pada kehendak Sang Kuasa.
Setiap doa dipanjatkan dengan tulus,
dengan dada yang terus di elus-elus
Lalu datanglah bisikan yang menenangkan:
"Doamu bukanlah tak terjawab,
melainkan sedang menunggu
waktu yang paling tepat."
bandung,26 juli 2026