Tempat Yang Tak Pernah Ingkar
Karya: Rita RahmawatiKupanjatkan doa di sepertiga malam
Saat dunia tidur, hanya langit yang mendengar
Nama-Nya kugumam, dengan dada yang sesak
Menaruh harap di tempat yang tak pernah ingkar
Ada luka yang kusimpan terlalu lama
Ada rindu yang tak tahu harus kemana
Lalu kupasrahkan semua pada-Nya
Karena manusia hanya bisa berusaha
Hari berganti, tapi jawaban tak kunjung tiba
Kutanya dalam hati, "Kapan ya Allah?"
Ternyata Dia sedang menguji sabarku
Sedang merapikan jalanku yang berantakan
Dia tutup satu pintu yang kupaksa buka
Karena di baliknya ada badai yang tak sanggup kupikul
Lalu Dia arahkan kakiku ke jalan lain
Yang lebih berliku, tapi ujungnya cahaya
Kupikir penantian ini sia-sia
Ternyata Dia sedang menumbuhkanku pelan-pelan
Menghapus rapuh, mengganti dengan kuat
Agar aku layak saat doa itu turun
Lalu datanglah hari yang tak kuduga
Tanpa tanda, tanpa riuh, hanya ketenangan
Yang lama kutunggu, tiba-tiba hadir
Seperti hujan setelah kemarau panjang
Bukan seperti yang kubayangkan dulu
Lebih indah, lebih pas, lebih menenangkan
Ternyata Dia tahu takarku lebih baik
Dari semua anganku yang terbatas
Kini kutersenyum sambil menatap langit
Mengerti kenapa dulu harus ditunda
Karena yang terlambat, sering kali yang paling tepat
Karena yang ditahan, sering kali yang paling dijaga
Doa yang terjawab bukan akhir cerita
Tapi awal dari rasa syukur yang baru
Mengajarkanku untuk tidak berhenti percaya
Walau jawabannya datang dengan caranya sendiri
Maka kubisik lagi di sujudku malam ini
"Terima kasih, Ya Allah" dengan air mata syukur
Karena setiap penantian punya akhirnya
Dan setiap doa, pada waktunya, akan pulang
Karawang, 27 Juni 2026