Gugur dan Terlupakan
Karya: Salsa NabilahDi ujung cakrawala,
bergantung ribuan daun kehidupan,
terukir berbagai nama
yang kelak jatuh atas perintah Tuhan.
Kala waktunya tiba,
air mata mengalir tanpa aba-aba,
doa-doa melangit tanpa henti
namamu disebut berulang kali.
Namun,
dunia tak pernah berhenti berputar.
Langit tetap membiru,
kehidupan terus menulis kisah baru
meski satu cerita telah usai.
Hari demi hari,
waktu silih berganti
Namamu yang dulu ramai terdengar,
kini menjadi gema yang memudar.
Seperti daun yang gugur di musim gugur,
disaksikan oleh banyak mata.
Namun musim terus berganti,
hingga tertimbun debu waktu.
Daun itu tak hilang saat gugur,
ia hilang ketika tak ada lagi yang mengingat.
Begitulah esok nanti
perlahan... terlupakan.
Cirebon, 31 Mei 2026