Bunga Matahari
Karya: Senia Apriliani MaulindaSetiap pagi, aku menghadap ke arah yang sama
Mencari hangat yang membuatku tumbuh,
mencari cahaya yang membuatku bertahan
Kau datang tepat waktu
Menyentuh daun-daunku dengan sinarmu
Membuat langit terasa lebih hidup daripada kemarin
Aku terus mengikutimu
Dari pagi yang begitu pucat,
hingga sore yang perlahan kehilangan jingganya
Setiap hari aku mekar sedikit lebih lebar, berharap suatu saat kau melihatku
Namun ternyata aku hanyalah sebuah bunga matahari,
dan kau adalah mentari yang terlalu tinggi untuk melihat ke bawah
Maka aku tetap mekar seperti biasa,
Sementara kau tetap bersinar seperti biasa
Hanya saja, di antara kami,
ada sebuah harap yang takkan pernah sampai
Ciamis, 25 Juni 2026