Sri Khofifa - Anak Perempuan Kedua yang Terlupakan (LCP 46)

📅 04 Juni 👁 Memuat...

Anak Perempuan Kedua yang Terlupakan

Karya: Sri Khofifa


Di sudut rumah aku tumbuh diam,
bukan yang pertama yang selalu dipuji,
bukan pula yang terakhir yang selalu dimanja,
aku hanya anak perempuan kedua,
yang namanya sering tertinggal dalam cerita keluarga.

Saat keberhasilanku datang mengetuk pintu,
tepuk tangan terdengar sebentar lalu menghilang.
Namun ketika aku salah melangkah,
semua mata seolah mudah menemukanku,
seakan aku hanya ada saat dibutuhkan untuk disalahkan.
Aku belajar tersenyum di antara sepi,
menyembunyikan luka di balik tawa yang biasa.
Aku belajar kuat tanpa banyak pelukan,
belajar tegar tanpa banyak pujian,
meski hati kecilku sering bertanya,
“Apakah aku juga berharga?”

Malam-malam menjadi saksi bisuku,
saat aku merangkai mimpi sendirian.
Berharap suatu hari ada yang melihat,
bahwa aku pun berjuang,
bahwa aku pun ingin didengar.

Namun kini aku mengerti,
nilai diriku tidak ditentukan oleh perhatian yang kuterima.
Meski sering terlupakan,
aku tetaplah cahaya yang diciptakan Tuhan,
tetaplah perempuan yang pantas dicintai.

Dan suatu hari nanti,
ketika dunia bertanya siapa aku,
aku akan menjawab dengan bangga:
“Aku adalah anak perempuan kedua,
yang pernah terlupakan,
namun tidak pernah menyerah untuk bersinar.”


Makassar, 04 Juni 2026