puing yang mengantarkan bangunan
Karya: SYAHLA ADHWALIYArintik hujan membantu petani menyiram padi,
angin yang di sampaikan bak alunan suara,
kau berikan tanda lewat alam yang sedang menangis.
tak ada kata, selain indah
ketika air wudhu sampai pada wajah mu
jendela musholah menjadi saksi bisu
antara iman mu dan keyakinan ku
tetesan yang menyapu wajahku datang untuk menyadar kan aku akan ketidak mungkinan yang egois.
senja mendatang, pilu resah menyeludup masuk lewat pikiran. aku terangsang oleh tatapan indah nya. bak muara besar yang selalu menginginkan kehanngatan dari dirinya.
wajah memerah ketika titik yang dituju tertarik. senyuman mu bak bunga yang tumbuh ketika aku senang, dan aku senang ketika ibunda maryam besar hati untuk menjadikanmu jalan kebenaran ku.
serang, 30 mei 2026