Yasmine Rasya Kirani - Maghrib yang masih tertinggal (LCP 47)

📅 30 Juni 👁 Memuat...

Maghrib yang masih tertinggal

Karya: Yasmine Rasya Kirani



Mei lalu, namun kuungkit kembali pada bulan ini.
Kepada janji yang pernah terucap, bahwa kau akan kembali menjelang Maghrib. Nyatanya, hingga kini, kau belum juga pulang.

Kuselipkan namamu dalam setiap doa di malam hari agar Tuhan senantiasa melindungimu. Di mana pun engkau berada, semoga selalu dalam keadaan baik-baik saja.

Harapan ini hanyalah sebuah penantian yang entah kapan akan dikabulkan. Sekian lama kucari keberadaanmu, tetapi yang kutemukan hanyalah harapan yang sia-sia.

Tuhan...

Kutitipkan dirinya kepada-Mu sepanjang siang dan malam. Harapan ini tetap hidup, menantikan daksanya kembali hadir di hadapanku.

Begitu banyak pertanyaan berputar, mencari jawaban atas kepergianmu yang begitu tiba-tiba. Terlalu kejam jika semua ini adalah pilihanmu untuk tidak pulang.

Ada ibu, ayah, adik, serta keluarga yang masih setia menantikan kepulanganmu di sini.

Kini Maghrib telah berganti berkali-kali, namun langkahmu tak pernah lagi terdengar.

Doa-doa yang kuselipkan setiap malam hanya kembali sebagai sunyi.

Mungkin benar, ada harapan yang memang diciptakan bukan untuk sampai, melainkan untuk mengajarkan bagaimana rasanya kehilangan.


Palembang, 30 Juni 2026