Anganku
Karya: Yogi aswadiMemutar kaset usang di kepala.
Sesekali aku masuk ke dalamnya
lewat ruang gelap saat menutup mata.
Meski perlahan, angkuhku mulai rapuh.
Haluku berlalu, mengingat
hangatnya sinar sang fajar kala itu—
semakin hangat kurasa saat kutoleh ke arahmu.
Waktu berlalu, hampa menyapu,
angin dingin menamparku.
Lalu detak jam memecah lamun,
dan aku terbangun.
Hufff...
maaf, aku hanya rindu kita yang dulu.
...
Semoga waktu memberikan kesempatan untuk bertemu.
Itu anganku yang tak pernah berlalu, tentangmu.
Bengkulu, 27 juni 2026